4 Cara Mendapatkan Motif dan Warna Print Kain yang Tepat

Menjadi pebisnis adalah pekerjaan yang menyenangkan, apalagi jika sesuai dengan passion Anda di bidang fashion. Anda bisa merancang busana sekaligus memproduksinya dan mendapat keuntungan berlipat ganda. Baju bermotif itu bahannya keluaran dari jasa tempat 4 print kain rekanan Anda. Masih bingung menetapkan warna dan motif? Baca petunjuknya di bawah ini.

1. Siapa Pangsa Pasar Anda?

Jika kebanyakan pembeli Anda adalah remaja dan ibu muda, maka pilihlah kain warna cerah dan motif yang ramai. Contohnya adalah warna shocking pink, jingga, dan hijau neon. Mereka cenderung suka warna itu dan tampil penuh percaya diri dengan baju bermotif ramai dan unik. 

Kebalikannya, jika konsumen adalah ibu-ibu dalam usia matang, cenderung menyukai kain warna kalem dan motif yang lembut. Wanita separuh baya lebih suka mengenakan baju warna pastel seperti biru muda dan peach. Kadang mereka juga suka pakai baju warna gelap, seperti hitam atau biru donker, untuk mengesankan tubuh yang lebih langsing.

2. Di Mana Anda Menjual Produk Itu?

Sebelum mencari jasa print kain untuk memproduksi bahan baku, maka Anda harus melakukan riset pasar, di mana produk itu akan dijual? Jika Anda sudah memasuki pasar internasional, maka rata-rata pembeli dari daerah Australia suka warna lembut, sedangkan konsumen dari Amerika cenderung lebih berani memakai baju warna terang.

Jika Anda ingin menaklukkan pasar dalam negeri, maka lihatlah selera pasar. Konsumen di perkotaan kadang lebih suka baju bermotif sederhana, seperti motif bergaris. Di kota besar dan kota kecil, seleranya fesyennya juga berbeda. Sebagai tes pasar, coba untuk adakan survey di website atau fanpage Anda.

3. Print Kain untuk Hijab

Para hijabers juga bisa jadi konsumen setia produk Anda, karena semakin banyak wanita berjilbab. Pilihlah jasa print kain yang bisa mencetak motif unik untuk hijab. Pasang juga promosi bahwa tiap pembeli bisa memesan hijab berbentuk scarf sesuai dengan motif yang ia inginkan. Anda tinggal memesankannya ke tempat jasa cetak kain langganan.

4. Sesuaikan dengan Kain Milik Anda

Sebelum memutuskan untuk mencetak motif pada suatu kain, maka lihatlah koleksi kain di gudang bahan baku milik Anda. Jika Anda punya kain Balotelly, maka cetaklah motif di atas kain yang lebih tipis, misalnya kain Cerutty, untuk variasi jualan. Jangan mencetak motif dengan bentuk yang hampir sama dengan kain di gudang. Konsumen akan senang dengan variasinya.

Menjual produk fesyen seperti baju dan scarf memang susah-susah gampang. Anda harus menemukan jasa print kain yang kualitasnya bagus untuk menghasilkan bahan baku yang berkualitas baik. Sesuaikan barang jualan dengan selera pasar, dan jangan paksakan untuk memenuhi style Anda sendiri. Cetaklah hijab bermotif kekinian untuk memperluas pasar.
Kastolani
Kastolani

Hai, Perkenalkan saya Ikas, seorang Mahasiswa plus blogger yang ingin selalu berbagi kebermanfaatan melalui postingan, so jangan lewatkan setiap postingan saya ya, thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar