3 Hal yang Perlu Dilakukan dalam Menulis Berita Hari Ini

Dalam menulis sebuah berita, seperti berita hari ini yang bisa Anda temukan di berbagai media, baik itu media daring ataupun media luring, ada hal yang perlu dilakukan saat menulisnya. Tujuan dari melakukan hal ini adalah agar tulisan berita yang Anda buat baik dan bisa sampai pada pembaca dan mudah dimengerti juga.

Kadang, ada wartawan yang sembarangan dalam menulis berita. Padahal, meskipun berita tersebut ditayangkan di media daring yang bebas sekalipun, tetap harus mengikuti kaidah yang ada. Dengan begitu, berita yang dihasilkan akan sesuai dengan fakta dan mudah diterima pembaca. Lalu, dalam menulis berita, hal apa yang perlu dilakukan?
 

1. Menghemat Unsur Kata dan Kalimat

Salah satu hal yang perlu Anda lakukan bila Anda adalah seorang wartawan dan sedang menulis berita adalah menghemat unsur kata. Beberapa kata dalam bahasa Indonesia sebenarnya bisa dihemat tanpa mengorbankan tata bahasa dan artinya. Misalnya untuk kata apabila diubah menjadi bila, atau kata daripada menjadi pada.
 
Bisa juga dengan menggunakan sinonim yang lebih pendek. Misalnya saja, untuk kata kemudian Anda bisa menggantinya dengan lalu. Untuk kata terkejut, bisa diubah menjadi kata kaget. Selain menghemat unsur kata, Anda juga harus melakukan penghematan pada unsur kalimat. Gunanya tentu saja untuk mendapatkan berita hari ini yang terbaik.
 
Salah satu contohnya adalah mengurangi pemakaian kata tak perlu di awal kalimat seperti kalimat ‘Adalah merupakan kenyataan, bahwa percaturan politik internasional selalu berubah.’ Kalimat ini bisa lebih disingkat menjadi ‘Merupakan kenyataan bahwa percaturan politik internasional selalu berubah.’
 
Anda juga bisa melakukan penghematan pada beberapa unsur kata seperti yang, sering, akan, telah, sedang atau penunjuk waktu lain, bisa juga dengan mengurangi beberapa kata serapan dalam bahasa Inggris seperti to, of, is dan lainnya. Dengan begini, kalimat dalam berita tersebut menjadi lebih efektif.
 

2. Berhemat dengan Kata-Kata Asing

Kadang, ada wartawan yang sengaja membubuhkan kata asing dalam kalimatnya dengan maksud tertentu. Hal ini sebenarnya sah-sah saja. Namun, Anda perlu memperhatikan bahwa tak semua masyarakat Indonesia paham dengan kata-kata asing tersebut. Penggunaan kata asing berlebihan dalam sebuah berita bisa jadi menjadi bumerang bagi berita tersebut.
 
Sebaiknya, gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bilapun terpaksa menggunakan bahasa Inggris, jangan terlalu banyak. Orang-orang akan bingung dengan kalimat berbahasa Inggris yang terlalu panjang. Mereka akan lebih memilih mencari berita lain daripada membaca berita yang mereka tak mengerti maksudnya.
 

3. Sebisa Mungkin Hindari Akronim

Untuk mendapatkan berita hari ini lengkap, Anda bisa mencarinya di berbagai media. Baik itu media daring maupun media luring seperti koran. Nah, bila Anda ingin menulis berita juga, maka hal yang perlu diperhatikan dalam menulis berita berikutnya adalah sebisa mungkin hindari penggunaan akronim dalam teks berita.
 
Akronim memang banyak manfaatnya. Salah satunya bisa menyingkat ucapan dan penulisan dengan cara yang mudah diingat. Misalnya saja kata Hankam atau Humas jelas lebih mudah diingat daripada Pertahanan dan Keamanan atau Hubungan Masyarat. Tapi, penggunaan kata ini terlalu sering juga bisa menimbulkan kebingungan.
 
Nah, itulah beberapa hal yang perlu dilakukaan saat Anda menulis sebuah berita untuk berita hari ini. Selain harus memperhatikan fakta dan data yang ada, penulisan sebuah berita juga harus menggunakan cara yang mudah dipahami. Penyampaian yang lugas seperti ini lebih mudah dimengerti pembaca ketimbang yang panjang dan bertele-tele.
Kastolani
Kastolani

Hai, Perkenalkan saya Ikas, seorang Mahasiswa plus blogger yang ingin selalu berbagi kebermanfaatan melalui postingan, so jangan lewatkan setiap postingan saya ya, thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar