Tips Terbaik Untuk Bunda Dalam Memilih Pompa ASI Yang Bagus

Menyusui adalah hal wajib yang harus dilakukan usai seorang wanita melahirkan. Kegiatan menyusui ini normalnya akan berlangsung selama 2 tahun lamanya, namun sebelum usia 2 tahun terkadang anak sudah tidak menyusu pada ibunya karena faktor ASI yang sudah tidak berproduksi lagi. Tidak ada alasan untuk tidak melakukan kegiatan menyusui, karena bayi sangat memerlukan ASI sebagai makanan utamanya sesaat setelah lahir sampai mengenal makanan. Sesibuk apa pun ibu yang berkarir, ada pompa ASI yang siap membantu menyediakan stok ASI bayi.

Bayi yang disusui langsung oleh ibunya dan yang tidak (menggunakan susu formula) akan sangat beda tingkat kekebalan tubuhnya dan tingkat kecerdasannya. Kodrat ibu untuk menyusui dan kebutuhan bayi untuk mendapatkan ASI menjadi faktor utama yang sangat berkaitan satu sama lain, sehingga kegiatan memberikan ASI adalah kegiatan yang diwajibkan. 

Walaupun kini banyak ibu muda yang berkarir dan tidak bisa menemani buah hatinya 24 jam penuh, kewajiban menyusui tetap harus dilaksanakan. Ada pompa ASI yang siap untuk digunakan. Sehingga sebelum pergi bekerja, ibu bisa memompa ASI dengan menggunakan pompa khusus ini, lalu menyimpan ASI ke dalam freezer khusus agar tetap steril. Dengan begitu nutrisi ASI tetap terjaga dengan baik.

Ada banyak jenis pompa ASI yang bisa dipakai oleh ibu, seperti 2 jenis yang paling banyak dipakai, yakni pompa ASI manual dan pompa ASI elektrik. Keduanya memiliki kegunaan yang sama, sedangkan yang membedakan adalah cara kerjanya saja. Untuk yang manual, ibu bisa langsung memerah dengan menggunakan pompa yang disediakan, sedang untuk yang elektrik, ada aliran elektromagnet yang akan secara otomatis memerah ASI tanpa campur tangan dari tangan ibu. 

Untuk memberikan yang terbaik bagi bayi, berikut adalah tips untuk memilih pompa ASI terbaik yang harus dilakukan oleh ibu :

1. Teliti bahan sebelum membeli

Pompa ASI terbuat dari bahan khusus yang seharusnya aman dari bayi. Pastikan bahwa produk yang kita beli entah yang manual maupun pompa ASI elektrik terbuat dari bahan yang bebas dari Bishepanol A. Hindari memilih pompa ASI yang berbahan dasar karet. Carilah informasi terkait hal ini supaya tidak bingung saat memilih pompa ASI. 

2. Lihat bentuknya

Banyak jenis produk pompa untuk memerah ASI ini di lapangan. Bentukya bermacam-macam dengan variasi harganya juga. Untuk memilih produk pompa susu ibu ini lebih baik memilih pompa yang berbentuk silindris. Alasannya adalah lebih mudah untuk dibersihkan. 

3. Pilih sesuai dengan kebeutuhan

Antara yang manual dengan yang elektrik memiliki kelebihan masing-masing. Untuk ibu yang memiliki jam kerja tinggi, akan lebih baik menggunakan pompa ASI elektrik, karena akan lebih cepat proses memompanya. Jika ibu yang full 24 jam mengurus rumah tangga, lebih baik menggunakan yang manual yang bisa sekalian sebagai olahraga tangan. 

4. Pilih yang lengkap 

Pemilihan pompa ASI juga harus memperhatikan kelengkapan yang memadai. Pilih pompa yang sekalian dengan botolnya, sehingga ASI bisa langsung masuk ke dalam botol. Lebih steril dan aman. 

Untuk kesehatan bayi, semua kebutuhannya harus tercukupi, terutama kebutuhan akan ASI. Pemilihan pompa ASI elektrik ataupun manual pun harus dengan seksama dan teliti, jangan sampai membahayakan bayi. Bayi hanya mendapatkan makanan dari Ibu, jadi sebagai seorang ibu, pastikan kita memberikan yang terbaik untuk anak. Dengan begitu diharapkan anak akan tumbuh dengan baik dan sehat.
Kastolani
Kastolani

Hai, Perkenalkan saya Ikas, seorang Mahasiswa plus blogger yang ingin selalu berbagi kebermanfaatan melalui postingan, so jangan lewatkan setiap postingan saya ya, thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar