Mengenalkan Bayi dengan Makanan Baru

Bersatunya antara dua insan, yakni antara laki-laki dan perempuan dalam suatu keluarga yang dihalalkan memalui suatu pernikahan, pastinya ingin memiliki momongan hadir di antara mereka berdua. Bagi Anda yang menginginkannya tentu banyak hal yang harus dipersiapkan guna menyambut kehadiran si bayi kecil Anda, mulai dari persiapan A hingga persiapan Z.

Dengan segala persiapan yang menyusahkan itu, mulai dari mengampu berat badan yang bertambah selama sembilan bulan, hingga sulitnya masa-masa mengeluarkan bayi dari rahim sang ibu, akan mampu terbayar bila mana bayi tersebut dapat hadir dalam pangkuan setiap pasangan suami istri.
 
Seiring tumbuh kembangnya si bayi, si kecil sangat membutuhkan asupan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mentalnya. Hal utama yang paling dibutuhkan oleh bayi adalah asupan makanan yang sarat akan nutrisi. Anda tentunya harus mampu membedakan antara makanan yang pantas untuk bayi dan orang dewasa, karena asupan keduanya sangat berbeda jauh.
sumber foto: perawatanbayi.com
Untuk bayi yang baru lahir, tentu makanan yang paling dianjurkan oleh para dokter adalah air susu ibu, karena di dalam ASI tersebut, mengandung banyak nutrisi yang penting bagi pertumbuhan si bayi. Namun seiring pertambahan umur si bayi, seorang Ibu tentu tidak akan mampu terus menerus memberikan ASI-nya, mungkin karena faktor bekerja sehingga diperlukan makanan bayi lainnya yang tepat untuk menjadi sebagai pendamping dari air susu ibu.
 
Pada tahap memberikan asupan makanan untuk si bayi, memiliki perbedaan di dalamnya. Hal ini dipengaruhi oleh bertambahnya usia si bayi, di mana apabila semakin bertambah usia bayi maka akan ada perubahan sedikit demi sedikit asupan makanan yang diberikan kepadanya. Asupan pendamping tersebut, harus disesuaikan dengan kondisi pencernaan si bayi.
 
Pada awal pemberian makanan bayi pendamping, maka hendaknya diberikan dengan porsi kecil terlebih dahulu. Begitu pula teksturnya pun harus mirip seperti ASI, seperti sereal yang dicampur dengan air susu ibu. Hal ini digunakan sebagai bentuk pembiasaan si bayi dengan makanan barunya. Jika tidak seperti itu, dikhawatirkan si bayi akan menolak makanan tersebut.
Agar mampu membiasakan si kecil dengan makanan barunya, maka hendaknya diberikan si saat si bayi sedang kelaparan, agar dia lahap menyantapnya. Pada tahap ini, si bayi juga hendaknya dikenalkan dengan buah-buahan, agar dia menyukai buah pada saat nanti. Pemberian makanan pendamping tersebut pun mesti dilakukan secara berangsur-angsur, dimulai dari makanan yang dicairkan, dilunakkan, disaring dan tekstur yang lebih kasar lagi.
 
Dalam dunia medis, bayi yang baru boleh diberikan asupan selain ASI adalah pada rentang umur bayi 4 bulan ke atas. Agar pertumbuhannya baik, maka disarankan untuk memberikan makanan yang sehat, yang sesuai dengan usianya. Hal yang perlu diingat sebelum memberikan makanan baru kepada si bayi adalah dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan fisiknya semenjak berumur 0 hingga 6 bulan.
 
Terdapat beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebelum memberikan makanan baru kepada si bayi, yakni apabila bobot bayi telah tumbuh dua kali lipat sejak dia dilahirkan, si bayi dapat menengadahkan kepalanya, bayi mulai tertarik dengan makanan-makanan baru. Selain itu, apabila bayi telah bisa menahan makanan di mulutnya dan tetap kelaparan saat diberi ASI. Jika syarat tersebut telah terpenuhi, maka Anda diperkenankan untuk memberikan makanan selain ASI kepada anak Anda.
 
Banyak makanan bayi yang bisa Anda berikan kepada bayi Anda, seperti buah dan sereal yang sesuai dengan usia bayi Anda.
Kastolani
Kastolani

Hai, Perkenalkan saya Ikas, seorang Mahasiswa plus blogger yang ingin selalu berbagi kebermanfaatan melalui postingan, so jangan lewatkan setiap postingan saya ya, thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar